Dapatkan Penawaran Gratis

Perwakilan kami akan segera menghubungi Anda.
Email
Ponsel/WhatsApp
Nama
Nama Perusahaan
Pesan
0/1000

Berita

Halaman Utama >  Berita

Asam Amino: Asam Amino Esensial dan Asam Amino Pembatas bagi Ayam

May.13.2026

Asam amino merupakan blok bangunan dasar protein. Protein yang dikonsumsi ayam harus dipecah menjadi berbagai asam amino sebelum dapat diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh. Kekurangan salah satu asam amino tertentu menghambat sintesis protein dalam tubuh ayam, sehingga menyebabkan pertumbuhan terhambat, penurunan berat badan, kelemahan fisik, penurunan tingkat produksi telur, serta efek buruk lainnya yang berujung pada kerugian ekonomi.

Asam amino yang menyusun protein terbagi menjadi dua kategori utama. Kategori pertama terdiri atas asam amino yang tidak dapat disintesis oleh tubuh ayam—atau, bahkan jika dapat disintesis, laju dan jumlah sintesisnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan ayam; oleh karena itu, asam amino ini harus dipasok melalui pakan dan dikenal sebagai **asam amino esensial**. Kategori kedua mencakup asam amino yang kebutuhannya oleh tubuh rendah, atau yang dapat disintesis secara internal dari zat-zat lain; asam amino ini tidak perlu dipasok melalui pakan dan disebut **asam amino non-esensial**.

Saat ini, 13 asam amino diakui sebagai esensial bagi ayam: arginin, lisin, histidin, metionin, sistin, triptofan, fenilalanin, tirosin, leusin, isoleusin, treonin, glisin, dan valin. Di antara asam amino tersebut, lisin, metionin, dan sistin merupakan asam amino yang umumnya menjadi pertimbangan utama dalam formulasi pakan ayam.

Selain klasifikasi asam amino esensial, konsep **asam amino pembatas** juga memiliki signifikansi penting dalam taksonomi asam amino. Hal ini disebabkan hewan memerlukan berbagai asam amino dalam proporsi tertentu dan tetap. Akibatnya, ketika kadar tertentu asam amino tidak mencukupi, tubuh hanya mampu memanfaatkan sebagian proporsional dari asam amino lain yang tersedia; sisanya terbuang percuma. Asam amino-asam amino tersebut—yang cenderung mengalami kekurangan sehingga membatasi pemanfaatan asam amino lain—disebut sebagai **asam amino pembatas**. Dalam ransum berbasis jagung dan bungkil kedelai yang umum diberikan kepada ayam, metionin merupakan **asam amino pembatas pertama**, sedangkan lisin merupakan **asam amino pembatas kedua**; oleh karena itu, perhatian khusus harus diberikan terhadap kedua asam amino ini saat menyusun formula ransum pakan.